Kamis, 29 Agustus 2013

Siapa yang diincar kemudian ?

Enjoy this post

Postingan saya kali ini mungkin akan sedikit berat, bukan sekedar curcolan sehari-hari lagi melainkan saya ingin mengembangkan pemikiran - pemikiran pasca mengamati perkembangan politik dunia khususnya di negara-negara islam.

Belum setahun insiden berdarah penggelontoran rezim Khadafi, kini Mesir kembali berdarah pasca kudeta militer terhadap presiden terpilihnya Mursi.  Sebelumnya, keadaan Syuriah sudah parah lebih dahulu, bahkan sepekan ini muncul berita bahwa AS dan sekutunya sedang bersiap-siap untuk melakukan agresi militer ke Syuriah.

Bukan hal yang baru jika di balik semua konflik negara Timur Tengah adalah skenario bangsa Yahudi yang mayoritas hidup di Israel dan AS.  Yahudi dan negara Barat lainnya bersekutu untuk menghancurkan negara-negara islam khususnya di Timur Tengah.

Perhatikan peta sasaran bangsa Yahudi yang bisa kita katakan adalah Israel:
gambar: voa-indonesia

Setelah menggerogoti hampir dari luas wilayah Palestina sejak berabad-abad silam, gambar di atas adalah negara-negara yang menjadi target kebengisan Yahudi dan Barat selanjutnya.  Jika dalam kasus Mesir kita bisa berbicara bahwa tidak sepatutnya sebuah negara dipimpin oleh seorang pemimpin fanatik agama seperti Mursi, jawabannya memang tidak dapat disalahkan, namun dalam hal ini Israel dan AS seudah memiliki skenario setelah mengetahui bahwa betapa berpengaruhnya Mursi terhadap kebijakan di Mesir yang justru merugikan mereka.

Dibukannya jalur perdagangan terusan Suez, Impor produk ke Palestina sudah dibebaskan, dan hal hal lain yang membuat Israel merasa terancam.  Israel adalah boneka kekuatan AS di kawasan Timur Tengah, sedangkan AS adalah boneka Israel di mata dunia.  Jika dianologikan, apabila Israel ingin tetap menguasai negara-negara di atas dengan kekuatan penuh baik dari segi pengakuan maupun infrastruktur perang, dia harus menuruti apa pun yang diperintah AS, dan sebaliknya demikian AS akan memberikan apa pun yang di minta Israel jika kekayaan yang dikeruk terutama minyak dan uranium yang banyak tersebar di negara Timur Tengah bisa dengan leluasa dinikmati.  Untuk diketahui, jumlah uang yang digelontorkan oleh AS untuk Israel adalah sama dengan uang yang digelontorkan AS untuk membantu negara-negara di kawasan Benua Afrika, artinya porsi untuk banyak negara hanya digunakan untuk 1 negara.

Negara-negara di atas adalah negara yang menjadi pusat peradaban islam sejak nabi Ibrahim a.s sebagai pembawa garis keturunan Bani Israil, selain menjadi pusat peradaban kita ketahui negara Timur Tengah adalah negara kaya yang dikarunia limpahan minyak dan pertambangan lainnya, dan teritorial negara-negara teratas khusunya Mesir adalah jalur strategis perekonomian dunia melalui terusan Sueznya.

Jika syuriah difitnah dengan isu pengguanaan senjata kimia, Iraq difitnah dengan isu senjata nuklir yang disebut-sebut untuk menyerang AS, Mesir difitnah melalui strategi pemberian senjata kepada militernya dan justru dibuat untuk mengkudeta pemimpinnya, dan Palestina difitnah dengan pihak oposisi hisbutahrir (padahal Israel takut karena 3500 anak Palestin sejak di dalam kandungan sudah dididik untuk menjadi seorang tahfidz Quran yang artinya mereka memiliki kekuatan baik secara IQ dan keberanian, itulah mengapa di Palestin anak adalah target utama Israel), lantas negara islam lainnya akan difitnah dengan strategi apa?

Saya kira dari sekian banyak tragedi yang kita saksikan, bisa saja negara kita Indonesia yang menjadi incaran selanjutnya.  Mengapa?  Karena kita ketahui selain Indonesia adalah negara Islam terbesar di Asia, negara ini juga punya banyak limpahan kekayaan yang sekarang masih sangat mudah mereka nikmati, yang menjadi incarannya sekarang selain sektor minyak, gas, dan pertambangan, adalah pengeksploitasian uranium di Mamaju, Sulawesi Barat yang merupakan uranium dengan kualitas terbaik di dunia.  Jika ini menjadi aset yang bisa dimanfaatkan sendiri oleh kita, seperti Iraq yang memanfaatkan uraniumnnya sendiri tanpa dibagi-bagikan ke bangsa lain, jelas kita bisa saja menjadi target fitnah bangsa Yahudi dan sekutunya, mengapa tidak???  Kalau sekarang kita masih aman meskipun kita berteriak di tingkat Internasional mengenai tragedi kemanusiaan di negara Timur Tengah bahkan mengalahi suara bantuan yang seharusnya datang dari negara Liga Arab, itu karena masih terlalu banyak pemimpin kita yang sebenarnya menjadi antek-antek AS dan sekutunya.

B E R S A M B U N G ....
Dengan tulisan persamaan fitnah yang dibuat AS di Mesir, dengan yang pernah terjadi di Indonesia tahun 1998

Lovelill

Referensi:
http://voa-islam.com
http://majalah.hidayatullah.com/?p=2285
http://astrophysicsblogs.blogspot.com/2012_12_22_archive.html

0 comments:

Poskan Komentar

Please leave a comment if you have critics for me

 

Template by Best Web Hosting