Kamis, 14 Juni 2012

Yang Muda Yang Bercinta Yang Muda Yang Berencana

Enjoy this post

Ditulisan saya kali ini mau sedikit bercerita tentang kehidupan pribadi saya khususnya dalam masalah percintaan hehehe.  Saya beruntung mendapatkan pasangan untuk kali ini.  Meski usia kami masih relatif muda dan hubungan kami masih seumur jagung, tapi kami sudah punya prinsip dari awal hubungan ini terbangun yakni " yang muda yang bercinta yang muda yang berencana." 

Meski kami hanya percaya 70% terhadap hubungan in dan 30% lagi adalah pasrah terhadap takdir, kami telah memikirkan rencana panjang sejak usia hubungan kami masih berjalan selama satu bulan.  Sebuah rencana panjang yang tentu juga dimiliki oleh pasangan muda yang bercinta, apalagi kalau bukan masalah pernikahan.

Kami berdua termasuk pasangan dengan obsesi untuk memiliki hunian yang ideal sebelum menikah.  Artinya, kami belum mau menikah jika belum memiliki hunian yang ideal untuk keluarga kami kelak.  Terlahir sebagai seorang anak pengusaha kontraktor bangunan, pasangan saya mengerti banyak tentang bagaimana menciptakan sebuah hunian yang ideal, tentu dia juga memahami bahwa untuk memiliki hunian ideal sangat membutuhkan uang yang banyak apalagi dijaman sekarang dengan pertumbuhan usaha properti yang meningkat drastis.

Untuk mewujudkan rencana masa depan kami tersebut, akhirnya setahun yang lalu kami memutuskan untuk memulai mengumpulkan sedikit uang saku kami sebagai anak kost untuk membangun pondasi  hunian ideal yang telah kami rancang bersama.  Kami mulai mencari solusi perbankan yang  tepat untuk mewujudkan mimpi  yang mungkin jika Tuhan mengehendaki akan terwujud di tahun 2016, dan kami pikir terhitung sejak 2011 - 2016 paling tidak sedikit banyak akan membantu dalam mewujudkan rencana kami tersebut.

Iseng-iseng saya mencari informasi mengenai produk perbankan yang ditawarkan oleh beberapa Bank di Indonesia, sampai pada akhirnya saya tersesat di Situs Resmi Bank BCA .  Setelah membanding-bandingkan dengan Bank lain, saya tertarik dengan produk Hunian Ideal yang tentu saja menjadi oase bagi rencana masa depan kami.  Saya pun memberanikan diri untuk mendiskusikan hal ini pada pasangan saya.

Heheh kami tau diri, sebagai pasangan yang masih mengandalkan uang orangtua untuk mewujudkan mimpi ini, kami akhirnya memutuskan untuk memilih produk perbankan berupa tabungan biasa dulu.  Uang yang kami tabung tiap bulannya nominalnya sama, dengan kesepakatan saya maupun dia tidak berhak mengambil uang tersebut apa pun alasannya.  Hal tersebut kami lakukan demi terwujudnya sebuah hunian ideal.

Bukan karena saya mengikuti lomba blog ini akhirnya saya memutuskan Bank BCA sebagai bank yang kami percaya untuk menyimpan uang kami.  Kami memilih Bank BCA karena Bank BCA memilik produk perbankan serta layanan perbankan yang lebih maju, mudah, aman untuk kemudahan transaksi nasabahnya sehingga kebebasan finansial kami pun terjamin, selain itu kedua orangtua kami juga sudah sejak lama menjadi nasabah Bank BCA sehingga kami tidak ragu untuk memilih Bank BCA, terlebih kami menganggap bahwa produk dan layanan yang ditawarkan oleh Bank BCA sangat sesuai dengan gaya hidup anak muda masa kini yang tidak bisa lepas dari gadget dan internet yang tentu sedikit banyak memberikan kemudahan bagi nasabah muda seperti kami.

Atas nama pasangan saya sebagai calon imam saya kelak akhirnya kami membuka buka tabungan bersama kami, kedepannya uang inilah yang akan kami jadikan modal untuk membangun hunian ideal melalui solusi hunian ideal yang dikeluarkan oleh Bank BCA dalam mewujudkan rencana masa depannya seperti kami ini.  Berawal dari tabungan sisa uang jajan kami, kelak kami mungkin akan memanfaakan produk Bank BCA berupa layanan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) saat kami sudah bekerja nanti.  Setelah kami pelajari, KPR BCA kami anggap sebagai solusi yang tepat karena memiliki keunggulan yang lebih dibandingkan dengan bank lain.

Semoga hubungan ini lebih kokoh dari apa yang kami harapkan sehingga kelak satu buah hunian ideal yang kami impikan saat ini bisa terwujud di 2016 nanti.  Taman kecil yang asri di belakang rumah, kolam ikan mungil di halaman depan, dan ruangan yang cukup sejuk dan santai untuk kami bermain bersama buah hati kami kelak.  Inilah cara kami memaknai percintaan kami di masa muda, agar hubungan ini tidak berjalan sia-sia, ya karena kami yang muda yang bercinta, dan yang berencana.


0 comments:

Poskan Komentar

Please leave a comment if you have critics for me

 

Template by Best Web Hosting