Sabtu, 23 Juli 2011

Sop Janda


Enjoy this post

Wah nampaknya saya sudahlama tidak sharing di blog saya ini, ibarat rumah mungkin blog saya seperti rumah tak berpenghuni yang penuh dengan debu, dan di sudut ruangannya terdapat beberapa sarang laba-laba hehe lebay...

Baru memulai memposting tulisan lagi, tiba-tiba muncul dengan judul postingan SOP JANDA.  Heran pasti apa sih SOP JANDA, hehe.

Buat pecinta kuliner apalagi yang doyan pedes gak boleh bilang kalian juragannya kalo belum nyobain SOP JANDA ini.  Awalnya saya dibuat penasaran oleh ayah saya yang paling tidak hampir setiap minggu makan di rumah makan ini.

SOP JANDA, entahlah berasal darimana nama ini, yang jelas sudah ada jauh sebelum ayah saya dipindah tugaskan di kawasan industri MM 2100 Cibitung-Jawa Barat.  Warungnya pun tidak terlalu besar, tapi sangat ramai, bukan karena berada di kawasan industri melainkan memang cita rasa yang khas yang memikat siapa pun yang pernah datang ke sini ataupun belum pernah untuk merasakan SOP JANDA ini.



Usut punya usut nama SOP JANDA ternyata diberikan oleh para pelanggan karena warung ini memang dimiliki oleh seorang janda, bahkan konon hampir semua pelayannya janda (wah wah buat ibu-ibu harus waspada, termasuk saya harus jagain ayah saya hehe).

Kuahnya yang gurih dihasilakan dari pengolahan sumsum dari rusuk sapi (menurut saya), kuahnya bening, tapi rasa kalduny berasa banget, ada rasa asamnya yang seger, pas di lidah tiak terlalu asam dan tidak terlalu hambar, yang terpenting ramuan dari kuah SOP JANDA ini dihaluskan dengan cabai rawit hijau sehingga membuat kuah yang bening ini terasa sangat pedas, mungkin si Janda mau memberikan sensasi yang nikmat lebih hot lagi rupanya, maka dari itu dimasukan pula cabai rawit hijau di dalam kaldunya, jadi buat yang mau makan SOP JANDA ini dan merasa kuahnya masih kurang pedas, bisa langsung digigit cabainya.  Potongan dagingnya pun besar-besar, tulangnya empuk, dan bumbunya meresap.

Kalo buat saya nyobain 3 sendok kuahnya saja sudah membuat lidah saya berasap, pedesnya poool banget!!!  Harganya juga seimbang kok, cukup Rp. 15.000,- ditambah nasi Rp. 2000,- dan teman pendampingnya berupa tempe goreng tepung Rp. 1000,-/buah sudah cukup membuat perut kenyang, lidah bergoyang, kantong tetap terjaga.

Ayok gak usah berpikir panjang lebar buat ke sini, kalo mau kesini jangan pada saat jam istirahat kantor, bisa-bisa sudah kehabisan yang tersisa hanya si janda hehe.

0 comments:

Poskan Komentar

Please leave a comment if you have critics for me

 

Template by Best Web Hosting