Selasa, 14 Desember 2010

Pindah Ke Tasikmalaya ???

Enjoy this post

Kepingin rasanya ikut ayah ibu tinggal di Tasikmalaya. Jauh dari mereka rasanya sakit, bahkan sangat sakit. Meski baru wacana, tapi aku bisa merasakan bagaimana nanti sakitnya jika memang harus terpisah.

Wacana itu datang beberapa hari lalu, saat aku terlibat perbincangan panjang dengan ayah di telepon. Ayah berkata bahwa setelah beliau pensiun nanti ayah ingin tinggal di rumah kami yang terletak di Tasikmalaya.

Rumah itu cukup nyaman untuk kami tinggali. Selesai dibangun saat aku masih duduk di SMP. Desain rumah panggung dengan konsep minimalis natural membuat rumahku sangat nyaman di huni. Kamarnya pun memang di desain untuk menampung kerabat ayah yang hendak bertamu, jadi lumayan banyak.

Bukan masalah banyak juga, tapi pemandangan di setiap kamar yang di desain mengarah ke berbagai sudut penampakan alam yang indah membuat siapa saja betah berjam-jam di kamar.

Atmosper pegunungan membuat ayahku lebih sehat. Terlebih rumahku terletak di kawasan pemukiman salah satu objek wisata religi yang cukup termahsyur di seantero Jawa Barat. Objek wisata yang tidak pernah mengizinkan penghuni dan pengunjungnya merokok.

Beberapa hari ini ayah memang menetap di sana bersama ibu dan adikku. Demi kesembuhan adikku ayah terpaksa cuti dan menetap di sana sampai saatnya keadaan kembali normal.

Entah mengapa ayahku tiba-tiba sangat menginkan untuk menetapa di sana pasca pensiun nanti, tepatnya empat tahun lagi. Seketika hatiku memberontak, aku tidak menginkan itu.

Semua bukan tanpa sebab. Aku tidak menginkan ayah ibu jauh dariku karena hatiku sangat tersayat melihat bapak dan ibu kostku hidup berdua tanpa anak, padahal anak mereka banyak. Aku tidak ingin ayah ibuku terbunuh sepi di hari tuanya.

Tasikmalaya !!

0 comments:

Poskan Komentar

Please leave a comment if you have critics for me

 

Template by Best Web Hosting