Minggu, 28 November 2010

REAKSI KESETEIMBANGAN

Enjoy this post

  Menghitung Laju Reaksi Berdasarkan Data Eksperimen



A. Kemolaran dan Konsep Pengenceran

 Kemolaran adalah jumlah zat terlarut dalam tiap satu liter atau seribu mililiter larutan
  M =  n = massa (gr) x 1000 = mmol
           v          Mr         Lt        mL
  pengenceran menyebabkan volume dan kemolaran larutan berubah, tetapi jumlah zat terlarut tidak berubah ( n1= n2 )
  V1 x M1 = V2 x M2
  V1 x M1 = ( V1 + Vair) x M2
     M campuran

Campuran terjadi apabila zat Yang dicampur harus sama
Mcampuran = M1.V1+ M2. V2+…
                             V1+ V2+….. 
Pengenceran larutan pekat
M = ρ x 10 x kadar
               Mr
B. Konsep Laju Reaksi

Laju reaksi adalah laju berkurangnya pereaksi atau bertambahnya hasil pereaksi (produk)

Faktorfaktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi
  1. Luas Permukaan : semakin luas, luas permukaan maka laju reaksi                 semakin cepat
  2.  Konsentrasi : makin besar konsentrasi maka laju reaksi         semakin cepat
  3.  Suhu dan Tekanan : semakin besar suhu dan tekanan maka laju           reaksi semakin  cepat
  4.  katalisator : zat yang mempercepat laju reaksi

Note   :
  laju reaksi berbanding terbalik dengan waktu. Semakin besar   laju reaksi  maka waktu yang dibutuhkan semakin sedikit.

CONTOH :


        Suatu reaksi berlangsung dua kali lebih cepat setiap kali suhu dinaikan 10oc. Jika laju suatu reaksi pada suhu 35oc dinyatakan dengan X Ms -1, berapakah laju reaksi pada suhu 65o  c, dan waktu yang dibutuhkan jika setiap terjadi reaksi waktu berkurang setengahnya jika waktu awal 12 menit

Jawab :
Suhu (To )
35o
45o
55o
65o
Laju reaksi (V)
X
2X
4X
8X
Waktu (t)
12
6
3
1.5


  Persamaan Laju Reaksi

a.Bentuk Persamaan Laju Reaksi

Reaksi à mA + nB à pC+ qD
Persamaan laju à v = k[A]x [B]y
Dengan

  k                 =  tetapan jenis reaksi yang harganya begantung  pada jenis pereaksi, suhu, dan katalis.
                         harga berbanding lurus dengan reaksi.
  x                 =  orde (tingkat atau pangkat) reaksi terhadap pereaksi A
  y                 =  orde (tingkat atau pangkat) reaksi terhadap pereaksi  B
  orde reaksi=  besar pengaruh konsentrasi pereaksi pada   laju reaksi

Makna Orde Reaksi

  1. Orde Nol à perubahan konsentrasi tidak mempengaruhi laju   reaksi.
  2. Orde Satu à laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi    perekasi.
  3. Orde Dua à laju reaksi pangkat dua dari konsentrasi pereaksinya 
Menentukan Persamaan Laju 
Menentukan persamaan laju hanya dapat diturunkan melalui hasil percobaan
Example
  perhatikan tabel di bawah ini dari persamaan reaksi
  NH4+ + NO2-à N2 à 2 H2O
  persamaan laju reaksinya dapat ditulis
  V = k [NH4+ ]x [NO2-]y
  untuk menentukan orde reaksi kita lihat tabel berikut
Data Laju Reaksi Ion Amonium dengan Ion Nitrit. T 25oC

No percobaan

Konsentrasi awal
Ion NO2-

Konsentrasi awal
Ion NH4+

Laju awal
(ms-1)
1
0,0100
0,200
5,4 x 10-7
2
0,0200
0,200
10,8 x 10-7
3
0,0400
0,200
21,5 x 10-7
4
0,200
0,0202
10,8 x 10-7
5
0,200
0,0404
21,6 x 10-7
6
0,200
0,0606
32,4 x 10-7



Tabel di atas menggambarkan bahwa :
 
  Menentukan orde reaksi terhadap ion NO2-  (percobaan 1-3 ion  NO2- diubah ion NHtetap) maka laju reaksi disebabkan perubahan konsentrasi ion  NO2- .
 
  Menentukan orde reaksi terhadap ion NH4+ percobaan 4-6 kosentrasi ion NH4+  diubah on NO2- maka laju reaksi disebabkan peruban konsentrasi ion NH4+ .

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keseteimbangan

1.Pengaruh Konsentrasi
  Bila terhadap suatu keseteimbangan dilakukan suatu aksi, maka sistem itu akan mengadakan reaksi yang cenderung mengurangi pengaruh aksi tersebut.”

Konsentrasi diperbesar, tumbukan semakin besar.

2.Pengaruh Tekanan (P) ó Volume (V)

  jika P diperbesar, V diperkecil, reaksi bergerak kearah yang koefisienya lebih kecil.

  ♫ jika P diperkecil, V diperbesar, reaksi bergerak kearah yang koefisienya lebih besar.

Note : hanya untuk wujud zat berupa gas dan cairan

3.Pengaruh Tempratur

  untuk Rx ∆H (+=endogen)
  T diperbesar Rx bergeser ke kanan, T diperkecil Rx bergeser ke kiri

  untuk Rx ∆H (-=eksogen)
  T diperbesar Rx bergeser ke kiri, T diperkecil Rx bergeser ke kanan
  
Hukum Ketetapan Keseteimbangan

xA + yB ó zC + qD
K = (C)z x (D)q
       (A)x x (B)y
    = K(z+q)-(x+y)

Konsep Penyelesaian Keseteimbangan

  xA + yB ó zC + qD
M   k      k      -        -          jika reaksi dibalik harga K dibalik
T    m     m -     k        l+     jika reaksi dikali harga K dipangkat
S    i        i         k        l      jika reaksi dibagi harga K di akarkan
Maka K/kec = (C)z x (D)q
       (A)x x (B)y

Perubahan Harga K
Kc = [C]z [D]q                    Kc jika volume dan konsentrasi yang 
         [A]x [B]y                    diketahui
Kp = [PC]z  [PD]q              Kp jika yang diketahui tekanan
        [PA]x [PB]y
Atau
Kp = Kc (RT) ∆n
Disosiasi
A : B : C = (1-ά) : y/x ά: z/x ά



Pergeseran Keseteimbangan

Konsep
   ó Vocil (volume diperkecil) /Pasar (tekanan diperbesar) à mocil (mol diperkecil)
  ó Bah à wan
  ó Nas à endo

Notes

Vocil(volume diperkecil bergeser ke mol yang kecil
Bahwan(ditambah) bergeser ke arah lawan
Nasendo(dipanaskan) bergeser kearah endotermis


Contoh Soal


1.     Jika tetapan keseteimbangan untuk reaksi 2x + 2y ó 4z adalah 0,04, maka tetapan keseteimbangan reaksi 2z ó x + y adalah…



2.     SO3 (Mr 80 ) sebnayak 100gr dipanaskan dalam wadah bervolume 1L, shingga terjadi reaksi
2 SO3 ó 2SO2 + O2
Dengan perbandingan ml SO3 : O2 = 2:3.
          Maka harga disosiasi yang terbentuk sebesar???



  3.     Perhatikan data di bawah ini


No percobaan

Konsentrasi awal
Ion NO2-

Konsentrasi awal
Ion NH4+

Laju awal
(ms-1)

1
0,0100

0,200

5,4 x 10-7

2
0,0200

0,200

10,8 x 10-7

3
0,0400

0,200

21,5 x 10-7

4
0,200

0,0202

10,8 x 10-7

5
0,200

0,0404
21,6 x 10-7

6
0,200

0,0606

32,4 x 10-7



Berapakah besar orde reaksi terhadap NH4+ dan orde reaksi terhadap NO2-

4. Suatu reaksi yang dijalankan pada suhu 50oC memerlukan waktu 27 s. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk suhu sebesar 90oC

5. pada suatu percobaan di laboratorium Dika menemukan HCl dengan konsentrasi 2M. Lalu Dika melarutkanya sampai volume berubah menjadi 100 mL dengan konsentrasi 1 M. berapakah Volume awal pada saat Dika baru saja menemukan HCl tersebut.





0 comments:

Poskan Komentar

Please leave a comment if you have critics for me

 

Template by Best Web Hosting