Minggu, 12 September 2010

Senandung Di Bawah Langit Beton

LOMBA BLOG DEPOK 17 Juli-17 September 2010


Empat, Dua, Bahkan Tiga Roda Karet
Menapak menghhujam langit beton
Melongok ke bawah nampak pannjang lintasan si roda besi

Hiruk Pikuk Suara Manusia
Bercampur mennjadi satu dengan suara klakson, bahkan priwitan cempreng,
Menindih di atas hiruk pikuk kehidupan
Bersatu menjadi sair kehidupan yang tak terelakan

Dibawah
Dibalik naungan langit beton
tersimpan guratan senandung kehiduapan
Stasiun menjadi pasar,
Pasar di tenga stasiun
Itulah Senandung di Bawah Langit Beton Jembatan Layang Depok

Bagai semut mengais gula di celana dalam
Bagai kelelawar mencoba berjalan di butanya temaram
Begitualh isinya,
Senandung Di bwah langit beton mengibaskan tanya
Menanti Jawab yang tak kunjung sampai

Gelap, terang
teribak kabut hitam pekat si roda jalanan
mengais segumpal cerita
menjadi sebuah SENANDUNG DI BAWAH LANGIT BETON

0 comments:

Poskan Komentar

Please leave a comment if you have critics for me

 

Template by Best Web Hosting