Selasa, 21 Desember 2010

Persahabatan Maya

Enjoy this post

Muhammad Vicky Berhand namanya.  Lelaki kelahiran 8 April 1990 merupakan belasteran Bandung-Jerman.  Aku mengenalnya pertama kali 2 Maret 2007, di salah satu web house chatting yang cukup digandrungi pada saat itu.

Masih ku ingat accountnya saat itu adalah Zoro_Vengeance, dua nama yang diambil dari dua hal yang sangat ia sukai, Zoro diambil dari tokoh kartun One Peace, dan Vengeance diambil dari gitaris band A7x.  Perkenalan kami sangat akrab saat itu meski baru sepekan.  Dia pun mengenalkanku pada sahabatnya sedari SMA Ricky Farhanzy yang juga terlahir dari keturunan Belanda.  Awal pertemanan kami sangat mengesankan, semua berjalan sangat hangat.

Aku mengenal sosok Vicky sangat baik, kami sering bertukar pikiran dan tak jarang Vicky selalu ada di setiap aku memiliki masalah.  Komitmen dari awal pun sudah kami bangun dengan sangat baik, yakni hanya sebagai sahabat dan seorang kakak-adik.  Aku pun sangat mengenal wanita-wanita terdekatnya.  Satu yang sangat aku paham dari dalam dirinya adalah dia lelaki terbaik yang pernah aku temui, teman-temannya pun berkata demikian.  

Sopan, memiliki loyalitas yang sangat tinggi, dewasa, dan humoris.  Tahun pertama, kedua, dan ketiga. Kami masih sangat hangat menjalin hubungan maya ini.  Aku pun tak pernah meilihat wajah aslinya meski hanya dalam gambar.  Dia selalu memasang foto dirinya yang sudah di crop tanpa wajah yang utuh.  Benar-benar orang yang sangat misterius semisterius sifatnya.

Di tahun kedua aku sempat kehilangan kontak dengannya.  Aku yang sangat sibuk dengan persiapan belajar menuju ujian akhir sekolah, dan dia yang mulai sibuk dengan urusan kuliah sampai pada saatnya aku mendapat kabar dia di opname.  Hubungan itu pun kembali membaik saat kami bertemu di situs jejaring sosial facebook.  Perbincangan di dinding kami pun sangat hangat, status relationship pun terpampang selama tiga tahun lamanya.  Banya orang yang mengatakan bahwa kami sudah sangat cocok dan seperti pasangan kekasih, padahal sikap yang kami berikan masing-masing tidak lebih hanya sekedar kakak dan adik.

Sampai ada satu wanita di masa lalunya yang menurutku perlahan mulai merenggangkan hubungan diantara kita.  Jelas sekali ketidaksukaannya pada hubungan kami, sampai akhirnya aku mendapatkan kabar bahwa Vicky berhenti kuliah di jurusan Hubungan Internasional di salah satu universitas swasta di daerah Tangerang dan memutuskan untuk mengambil sekolah sebagai Disc Joke (DJ) di Bali.

Di tahun ketiga pun hubungan kami masih sangat baik namun hubunganku dengan Ricky sudah sangat renggang apalagi setelah dia kuliah di salah satu Universitas di Canada.  Namun sudah hampir setengah tahun ini aku benar-benar kehilangan persahabatan maya di antara aku, Vicky dan Ricky, dan benar-benar menjadi maya dan semu.  Nomor handphone Vicky pun tidak terpakai, entah karena hilang atau sengaja menghilang.  Bahkan akun Twitter miliknya pun sama sekali tidak terjamak, hanya ada mention terakhir yang dia tujukkan untukku sekitar 7 bulan yang lalu.

Andai kamu tahu Vick, aku sangat merindukan kebersamaan saat kita tertawa melalui kata-kata di dunia maya.  Kamu mengayomiku dengan sangat hormat sebagai seorang wanita dan adik, dan pertemuan di awal Agustus yang tidak pernah terjadi sampai saat ini.  Sungguh aku merindukan semua.

0 comments:

Poskan Komentar

Please leave a comment if you have critics for me

 

Template by Best Web Hosting